Membetulkan dan Mengefektifkan Kalimat

  1. 1. Jelaskan beserta contoh kalimat efektif !

    2. Ubahlah kalimat berikut ini menjadi kalimat efektif :
  • – Kepada semua informan penelitian mendapatkan dua macam instrument yaitu angket dan catatan kegiatan.
  • – Di dalam artikel Koran itu menyuratkan bahwa sumber daya alam yang bermacam-macam di Indonesia ini belum dimanfaatkan secara maksimal.
  • – Dengan beredarnya internet masuk desa bermanfaat sekali bagi masyarakat pedesaan

<Jawab>

1. Kalimat efektif adalah kalimat yang dapat mewakili gagasan pembicara atau penulis serta dapat diterima maksudnya/arti serta tujuannya seperti yang dimaksud penulis /pembicara. Kalimat efektif dapat dikatakan efektif jika kalimat tersebut berhasil menyampaikan pesan, pikiran, gagasan, perasaan pemberitahuan sesuai dengan maksud si pembicara atau penulis.
Contoh kalimat efektif :

* Mahasiswi yang kuliah di perguruan tinggi yang terkenal itu mendapatkan hadiah.

2.

1. Semua informan penelitian mendapatkan dua macam instrument yaitu angket dan catatan kegiatan.

2. Artikel Koran itu menyuratkan bahwa sumber daya alam yang bermacam-macam di Indonesia ini belum dimanfaatkan secara maksimal.

3. Beredarnya internet masuk ke desa bermanfaat sekali bagi masyarat pedesaan.

Nama: Janu Eka Setiawan

Kelas : 3KA18

NPM:13111784

Advertisements

Kominfo Perangi Terorisme di Dunia Maya

Jakarta – Aksi terorisme belum sepenuhnya hilang di Indonesia. Berbagai langkah pun dilakukan untuk meredam aksi tersebut, termasuk memeranginya di dunia maya.

Hal inilah yang terus digencarkan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Dimana salah satu caranya adalah dengan melakukan pemblokiran terhadap situs-situs yang berpotensi menyebarkan terorisme dan radikalisme.

Pihak kepolisian sendiri melalui Kabareskrim Komjen Suhardi Alius sebelumnya telah Kementerian Kominfo agar memblokir situs-situs cara merakit bom untuk kegiatan terorisme.

Menurut Gatot S. Dewa Broto, Kepala Humas dan Pusat Informasi Kementerian Kominfo, pihaknya menyambut positif dan sangat kooperatif atas permintaan tersebut.

“Ini bukan yang pertama kali permintaan serupa muncul, karena beberapa bulan lalu BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Teroris) pun pernah berkirim surat pada Kominfo untuk memblokir situs-situs yang berpotensi untuk penyebaran terorisme dan radikalime,” kata Gatot kepada detikINET, Jumat (3/1/2014).

“Kepada BNPT kami merespons agar kami dikirimi data linknya agar akurat dan sesuai yang ditarget BNPT. Hal serupa juga perlu kami sampaikan kepada pihak Kepolisian agar lebih baik kami diberi data linknya,” lanjutnya.

Hal ini, dinilai Gatot penting karena selain agar lebih akurat sesuai target, juga untuk memperkecil kemungkinan aksi salah blokir karena disinyalir ada yang menggunakan penamaan penyamaran.

Analisis : Membantu Kepolisian dan BNPT dalam menanggulangi masalah terorisme karena itu masalah kita bersama. Dalam hitungan cepat sejauh data dikirimkan pada Kominfo, maka kominfo akan secepatnya melalukan pemblokiran .

Nama: Janu Eka Setiawan

Kelas : 3KA18

NPM:13111784

Gasak Situs Teroris, Kominfo Tegaskan Tak Cuma Ngurusin Pornografi

Jakarta – Tak cuma situs yang mengandung konten pornografi yang diblokir Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), situs berbau terorisme dan radikalisme pun ikut kena gasak.

Menurut Kepala Humas dan Pusat Informasi Kementerian Kominfo Gatot S. Dewa Broto, hingga akhir tahun 2013 sudah ada sekitar 200 situs berbau terorisme yang kena aksi bersih-bersih Kominfo.

“(Situs yang diblokir) Itu khusus terorisme dan radikalisme yang mengarah terorisme. Juga ada (konten) perakitan bom,” kata Gatot kepada detikINET, Jumat (3/1/2014).

Menurut data terakhir Kominfo, saat ini sudah ada sekitar 1 juta situs negatif yang diblokir di ranah internet Indonesia. Situs negatif di sini beragam, ada yang mengandung konten terorisme, menyebarkan kebencian, SARA, dan pastinya yang berisi konten mesum.

Kominfo mengaku dalam melakukan tindakan tak langsung asal blokir, melainkan lebih menunggu bola alias laporan dari pihak lain.

Sebab Kominfo tak mau dianggap mengekang kebebasan berekekspresi, dengan sedikit-sedikit blokir tanpa alasan jelas. Jadi ada alasan kehati-hatian.

Analisis : Khusus untuk situs terorisme, Kominfo juga lebih menunggu data dari pihak Kepolisian. Lantaran di tupoksi Kominfo tidak ada kewenangan untuk penetapan ini situs radikal atau bukan.
“Dugaan kominfo cukup banyak (yang mengandung konten terorisme),
“Namun berbeda dengan pornografi, di UU Pornografi, asal sesuai definisinya, langsung bisa melakukan pemblokiran,”

Nama: Janu Eka Setiawan

Kelas : 3KA18

NPM:13111784

BlackBerry Baru Bisa Untung di 2016 BlackBerry Baru Bisa Untung di 2016

Jakarta – CEO Interim & Chairman BlackBerry John Chen berjanji akan membawa vendor ponsel asal Kanada itu kembali untung pada tahun fiskal 2016. Ia juga sesumbar bahwa BlackBerry masih nomor satu di pasar enterprise.

“Ketika bicara enterprise, kami masih jadi pemimpin pasar. Jangan tertipu dengan retorika para pesaing kami yang mengklaim lebih aman dan lebih berpengalaman dibanding BlackBerry,” kata Chen seperti detikINET kutip dari All Things D, Rabu (1/1/2014).

Chen boleh saja bertepuk dada jika bicara pasar bisnis enterprise. Di segmen niche market ini BlackBerry memang masih cukup dominan karena didukung infrastruktur dan solusi jaringan yang kuat.

Namun jika bicara market retail, BlackBerry justru tak ada apa-apanya. Pangsa pasarnya saja hampir habis tergerus Android dan iOS dan hanya menyisakan 1%, terlebih setelah melepas ekslusivitas BlackBerry Messenger (BBM) yang selama ini jadi killer apps andalan.

Terus memburuknya kinerja BlackBerry membuat Thorsten Heins beserta sejumlah direksi harus rela digusur dari tampuk pimpinan dan digantikan John Chen.

Chen pun mengambil keputusan drastis dengan merombak total bisnis perusahaan dan memangkas pengeluaran dan produk yang akan diluncurkan demi penghematan.

Analisis : Dalam enam bulan terakhir ini BlackBerry terus-terusan mengalami kerugian akibat seretnya penjualan seri BlackBerry 10 yang dinilai kurang mampu bersaing. Setelah rugi USD 1 miliar di kuartal kedua, vendor Kanada ini kembali tekor USD 1,6 miliar di kuartal berikutnya.

Nama: Janu Eka Setiawan

Kelas : 3KA18

NPM:13111784

Aksi Penyadapan NSA

Sosok bernama Edward Snowden banyak dibicarakan kiprahnya di tahun 2013. Ia menyatakan bahwa pemerintah Amerika Serikat memata-matai pengguna internet dengan meminta data dari berbagai perusahaan seperti Facebook sampai Google.

Edward membocorkan aksi penyadapan pemerintah AS kepada media Inggris The Guardian dan juga Washington Post. Dia memang pernah bekerja sebagai asisten teknis di lembaga intelijen CIA dan juga mantan karyawan di National Security Agency (NSA).

Snowden pun menjadi incaran pemerintah AS, namun berhasil kabur ke Hong Kong. Kemudian, ia berhasil mengungsi ke Rusia dan belum tertangkap sampai sekarang.

Analisis : Edward membocorkan program penyadapan oleh pemerintah AS yang disebut sebagai PRISM. Di mana NSA mengumpulkan data termasuk chat audio video, foto, email dan material lain dari perusahaan seperti Microsoft, Google dan Apple.

Nama: Janu Eka Setiawan

Kelas : 3KA18

NPM:13111784